Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Untukmu Ukhti yang dirahmati Allah
Ku ucapkan “Selamat datang di jalan ini...”
Jalan yang tak selamanya selalu lapang
Jalan yang tak selamanya penuh dengan tawa
Tak jarang jalan ini penuh dengan liku dan jurang-jurang terjal
Berhati-hatilah Ukhti agar kau tak sampai jatuh ke dalamnya
Tak jarang pula jalan ini dipenuhi dengan airmata kita...
Airmata kelelahan, kesabaran, ketegaran, tapi tidak tangis putus asa.
Wahai Ukhti yang disayangi Allah yang Maha Penyayang...
Bukanlah sebuah kebetulan kita bertemu di jalan ini
Karena sesungguhnya Allah yang telah merencanakan pertemuan kita
Dan rencana-Nya takkan pernah meleset
Oleh karena itu Ukhti...Saling berpeganganlah kita
Berjabat tangan, erat.
Tapi bukan sekedar jabat tangan Ukhti, melainkan juga saling mengingatkan
Saling menasehati...
Saling menyemangati...
Bukankah itu yang diberitakan-Nya dalam Surah Al ‘Ashr?
Ukhti...ketika segala penat telah kita jumpai di jalan ini
Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hatimu untuk menghentikan langkah
Dan berbalik arah meninggalkan jalan ini,
Tapi beristirahatlah sejenak Ukhti...
Untuk mengumpulkan segenap tenaga agar kita bisa bangkit dengan
kekuatan yang lebih besar lagi...
Ukhti...ketika perjalanan ini sangat melelahkanmu dan kau merasa tak lagi
mampu untuk bangkit dan terus berjalan,
Sedangkan istirahatmu pun tak sanggup mengusir lelah
Bersabarlah Ukhti...! mungkin Allah sedang mengujimu
Mungkin Dia ingin tahu seberapa besar tekadmu untuk terus maju
Percayalah Ukhti...Allah akan menolong orang-orang
yang menolong Agama-Nya.
Bukankah janji-Nya adalah suatu yang pasti?
Oleh karenanya, sabarlah Ukhti...!
Duhai Ukhti yang dinantikan Syurga...
Jalan ini memang akan selalu penuh dengan liku-liku yang dapat
menyesatkanmu,
Bahkan jurang-jurang terjal pun akan sering kau jumpai
Sedikit saja kau lengah kau bisa jatuh tergelincir masuk ke dalamnya
Oleh karena itu, teruslah jadikan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai petunjukmu
Wahai Ukhti...
Kata-kata yang ku tulis ini bukanlah segalanya yang harus kau ingat
Karena aku bukanlah siapa-siapa dalam perjalanan ini
Karena aku pun baru memulai menapaki jalan ini
Kata-kata ini ku tulis sebagai bukti sayang dan cintaku untukmu
dan segenap Ukhti yang terus bangkit, maju, melawan berbagai
perang pemikiran yang berkecamuk kian hebat di bumi kita
Ukhti yang di Ridhoi-Nya...
Cukuplah kiranya ku torehkan segores tinta ini
Sebagai teman dalam istirahatmu
Tapi jangan lupa untuk kembali melangkah Ukhti...
Kita teruskan perjalan ini bersama ‘tuk gapai Cinta-Nya
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
-Seseorang yang tengah berusaha untuk tetap bangkit dan istiqomah di jalan-Nya-
Sabtu, 23 Mei 2009
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar